Sebagai bentuk persembahan Pemerintahan Kabupaten Kuningan yang terus menjaga serta melestarikan keindahan alam, Tour de Linggarjati diagendakan menjadi satu acara besar dalam "Calender of Event" Kementrian Pariwisata" yang diadakan setiap tahun dimulai dari tahun 2015.

Dari namanya, Tour de Linggarjati adalah berwisata di Linggarjati. Tidak hanya sekadar berwisata, tetapi Tour de Linggarjati adalah nama untuk acara lomba balap sepeda dengan skala internasional. Tidak hanya penduduk lokal saja tetapi para penikmat olahraga sepeda dari luar negeri pun berdatangan untuk mengikuti Tour de Linggarjati ini. Alasan dari luar Kabupaten Kuningan berdatangan untuk mengikuti Tour de Linggarjati adalah demi menikmati keindahan alam serta kebudayaan Kabupaten Kuningan yang terlihat masih sangat otentik.

Tahun 2018 lalu, Tour de Linggarjati membagi lomba menjadi 3 kategori; Individual Time Trial (jarak tempuh 9.8 km), Individual Road Race (jarak tempuh 43.1 km, 65,3 km, dan 119.7 km), serta Criterium (jarak tempuh 3 km dengan beberapa kali putaran). Adapun peserta yang hadir adalah sebanyak 132 peserta termasuk peserta dari Malaysia, Filipina, Inggris, Thailand, Singapura.

Dalam kesempatan acara besar Tour de Linggarjati, Pemerintahan Kabupaten Kuningan mengajak warga untuk berlomba menjajakan kuliner serta memperkenalkan budaya khas Kabupaten Kuningan di Linggarjati, satu daerah yang terkenal sebagai bagian dari sejarah perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Tak hanya itu, para turis juga ditawarkan dengan berbagai destinasi wisata seperti Kolam Ikan Dewa dan Sumur Tujuh Cibulan, Telaga Nilem, Curug Landung, Curug Payung, Sukageuri View, Bukit traijata, Situ Walukut, dan Telaga Biru Cicerem. Jadi tidak hanya para peserta saja yang dapat menikmati destinasi wisata Linggarjati, pendatang lain yang tidak mengikuti lomba pun bisa sambil berlibur di sini.

Jangan khawatir, tidak sedikit tempat menginap yang menawarkan pemandangan alam!