Asian African Carnival 2019 baru saja dilakukan pada tanggal 28 Juni 2019 lalu di sekitaran Jalan Asia Afrika. Sekitar 2.000 peserta datang untuk ikut mengingatkan kembali solidaritas persatuan negara-negara di Asia-Afrika. Dengan dihadiri 20 duta besar negara tetangga (Indonesia, Jepang, Maroko, Tunisia, Korea Utara, Aljazair, Ethiopia, Irak, Palestina, Mozambik, Nigeria, Zimbabwe, Myanmar, Libya, Laos, Afganistan, Kuwait, Guinea-Bissau, Afrika Selatan, dan Mesir), Asian African Carnival tetap menjadi salah satu Top 7 Wonderful Events dalam Calendar of Event yang digarangkan oleh Kementrian Pariwisata.

Esthy Reko Astuti, Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kementrian Pariwisata, mengungkapkan bahwa apa yang terjadi pada Asian African Carnival itu benar mengajak para pengunjung untuk bernostalgia. Hiburan yang tersedia pun banyak dan berkualitas. “Asian African Carnival ini masuk dalam top 7 Wonderful Event Indonesia. Kita dari Kemenpar sangat support. Apalagi setiap tahun pelaksanaannya semakin baik jumlah peserta dan wisatawannya semakin baik. Bandung memang tidak diragukan. Karena sudah sangat memenuhi 3A, yaitu atraksi, aksesibilitas, juga amenitasnya,” ucap Esthy.

Sebanyak 19 delegasi dari negara sahabat juga para beberapa wali kota dan bupati di Indonesia ikut membuka acara Asian African Carnival dengan berjalan menuju area Palestine Walk, Jalan Alun-Alun Timur, untuk melepas burung sebagai simbol perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina setelah sebelumnya melakukan historical walk. Selanjutnya Asian African Carnival 2019 dilanjutkan dengan parade seni pada pukul 10:00-12:00 dari berbagai kota dan kabupaten diikuti oleh negara-negara sahabat Asia-Afrika. Para peserta beriring-iringan untuk memamerkan budayanya dengan berjalan sepanjang 1,2 km.

Asian African Carnival dinilai menjadi acara yang kian membaik di tiap tahunnya. Ditambah lagi dengan negara sahabat se-Asia dan Afrika yang selalu antusias untuk mengikuti acara yang penuh histori ini. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan bahwa Asian African Carnival 2019 merupakan acara internasional yang selalu mampu menyedot wisatawan dalam jumlah tinggi. Ini membuktikan bahwa acara Asia Afrika Carnival bukan hanya sekadar acara pameran seni-budaya tetapi merupakan bukti bahwa solidaritas antar negara Asia-Afrika selalu terjaga mengingat pernah membuat sejarah bersama saat Konferensi Asia Afrika dahulu.