Siapa yang tidak pernah dengar Palabuhanratu? Satu destinasi wisata yang melegenda di Jawa Barat, tepatnya di pesisir Kabupaten Sukabumi, pastinya menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi para wisatawan jika berkunjung ke Jawa Barat. Pada zaman Hindia-Belanda, Palabuhanratu dikenal sebagai Wijnkoops-baai atau Ibukota Kabupaten Sukabumi yang dijadikan tempat penyimpanan senjata militer. Bahkan tidak banyak yang mengetahui bahwa Palabuhanratu memiliki Bandar Udara Militer terbesar ke-2 di Indonesia yang memiliki kode ICAO:WIIR di mana sekarang sudah tidak digunakan.

Kini di sepanjang pantai Palabuhanratu terdapat destinasi wisata alam lainnya yaitu Geopark Ciletuh, di mana akan terlihat pemandangan sempurna dari sebuah tebing yang menghadap ke pemandangan pedesaan, pantai, hingga terbenamnya matahari. Pemanfaatan lokasi dengan pemandangan terbaik di Kabupaten Sukabumi inilah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menjadikan Geopark Ciletuh sebagai lokasi Ciletuh Geopark Festival atau disingkat CGF. Festival ini melibatkan warga lokal sekitar untuk mempertunjukan budaya lokal. Sekitar 200 seniman dan seniwati, mempertunjukkan kebudayaan lokal seperti Cepet, Rengkak Penyadap Jipeng, Gondang, Tutunggulan, Suligar, Pencak Silat, sampai Wayang Golek.

Kabupaten Sukabumi dengan wisata alam lengkapnya seperti pantai, air terjun, Puncak Darma, lautan, tebing, gunung, bahkan air terjun, bisa dinikmati oleh para wisatawan yang mampir ke Kabupaten Sukabumi. Tidak kalah keindahan alamnya seperti Geopark Ciletuh. Apalagi sambil menikmati kuliner khas Sukabumi seperti Bubur Bunut, Roti Priangan, Bandros, dan Sekoteng Sukabumi bisa lebih membuat wisatawan lebih merasakan budaya lekat yang dipadukan wisata alamnya. Jangan lupa juga untuk menginap di Samudra Beach Hotel sebagai salah satu tempat singgah Nyi Roro Kidul yang melegenda di pantai selatan.